Wanita

Mulanya aku tak ingin menulis tentang ini. Tapi baru saja ingatan menyergap, di Senin pagi. Seperti kebanyakan pria, punya pendamping atau pacar mungkin jadi idaman. Terlebih bila sudah mentok pada yang namanya kesepian. Nyari pacar bahkan pakai jasa teman atau nyebar nomer atau menjaring di media sosial. Dan setelah dapat, hap! Lalu, bersama tak selalu […]

Kumpul, Atau?

Seperti biasa, di sela-sela tak ada kerjaan, kebanyakan teman yang bekerja di kampus ngobrol sambil ngopi bareng di kantin. Tapi siang tadi nampaknya tak cuma ngopi dan ngobrol. Gadget yang kami miliki seakan asyik pula mengobrol–bahkan mendominasi. Salah satu teman punya handphone keluaran terbaru ang memang bagus. Karena sedang senang-senangnya, ia selalu memegang dan hampir […]

Menulis Itu…

Menulis tak selalu berangkat dari alasan bahwa tulisan kita begitu layak untuk diketahui khalayak. Tidak pula menunjukkan segenap emosi yang sebenarnya tak patut–meski terkadang penuh bumbu estetis. Atau memaksa orang lain mengetahui tentang hal seksual yang kita samarkan. Dengan menorehkan katalah, orang lain akan memahami kita yang sesungguhnya. Tulisan adalah wakil dari penulis. Dengan membaca […]

Di Antara Ingatan Tugas

Ketika ingat, hidup tak senikmat melumat coklat panas, ada sergapan ingatan tentang tugas kuliah yang belum jua rampung. Siang tadi dari empat pertanyaan tentang estetika dari Mbah Jarwo, baru kurampungkan dua. Masih ada lagi revisi teori sastra, yang paper-nya ra karuan. Juga meringkas buku teori sastra di mata kuliah yang sama. Kalau begitu, jadi ingat […]

(Nge)Blog (Itu) Gratis

Suatu malam, di akhir tahun 2012, saya tersentak. Namun sebenarnya tidak penting. Blog pribadi saya, pijar.web.id telah suspended, dan untuk mengaktifkannya kembali, saya harus mentransfer sejumlah uang. Malas pun menerjang. Karena tak suka hal ribet, saya berpikir ulang membuat blog lagi–secara gratisan. “Biar awet,” gumamku. Toh, banyak pula blog kawan-kawanku–yang jauh lebih aktif nulis itu malah […]