Istirahatlah Api-api

: untuk Darmanto Jatman Janganlah api kau kobarkan sementara kau menjauhinya menatap teduh lalu menganggapnya bergejolak. Pada serpihan kayu-kayu yang menghitam arang dan yang kalah kau ingatkan kami pada jati diri pada ilmu jiwa Jawa dan hal-hal yang tak perlu disesali. Pada Bilung yang Kesasar satire dan gurauan saling mengumpat bahwa api juga bisa jadi […]

Jangan Lagi Percaya

jangan lagi percaya kepada para wakil yang dengan manis tutur mengumbar janji dan angan kemakmuran jangan lagi percaya kepada pemimpin yang kepadamu berteriak “alam adalah kekayaan” lihatlah ia sedang menghitung uang di bawah bantal dan di dalam rekening dari cukong dan sekumpulan makhluk asing jangan lagi percaya kepada yang berkata “tuanku ya rakyat” karena acara-acara […]

Lusa Lebaran

Beranda yang dingin. Kunanti malam hingga menggigil yang mengampuniku hanya sekawanan nyamuk yang tak mau lagi menghisap darah dari kurus tubuh ini. Jangan kau cari ke mana kebahagiaan kalau kita tak mampu lagi duduk bersama jika kau telah lupa ke mana nikmatnya kehangatan pagi sambil mencecap kopi. Tawa-tawa sirna dengan mudahnya karena kita pula yang […]

Pada Malam

hujan belum ingin berhenti, di sepanjang perjalanan yang memintaku tuk selalu berlari. memastikan diri tuk selalu mengikuti deras―sungai-sungai yang mencari laut padahal belum jua pagi. padahal belum ada kopi pahit di samping ambin ini. mengapa pula tadi kutangisi tawa yang terlanjur abadi hingga pekat malam kekal merengkuh, mengisi nestapa dengan bulir padi yang tak kunjung […]

Diam

Maka tak ada yang lebih khidmat dari kekosongan. Ketika diam tak menjawab tanya dan tanya tak lagi harus dijawab pada suatu malam yang tak dikehendaki. Seperti angin yang berhenti membisiki jiwa yang masih tertatih dan merintih. Berbincang kepada kekosongan, kepada diam, untuk menemu harap. Maka malam adalah terbaik penanya pun kepadanya, jawab bermuara. Sekaran, 31 […]