Rusak

Uripe sepisan rusak/ nora mulur nalare pating saluwir/ kadi ta guwa kang sirung/ sinerang ing maruta/ gumrenggeng anggereng anggung gumrunggung/ pindha padhane si mudha/ prandene paksa kumaki. (Pangkur Wedhatama, Mangkunegara IV) Bagaimana Jawa mengisahkan kehidupan yang rusak? Setidaknya Pangkur dalam Wedhatama menautkan antara urip dan nalar itu: dua hal yang mungkin teramat penting dan mendasar, […]

Memaknai Pemeringkatan PT

BERTEPATAN dengan Hari Kemerdekaan ke-72 RI, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengumumkan klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi (PT) 2017 kelompok non-politeknik dan politeknik. Menristek dan Dikti M Nasir menyatakan pemeringkatan ditujukan untuk perbaikan dan kesehatan perguruan tinggi. Dalam klaster I non-politeknik, peringkat lima besar diduduki oleh Universitas Gadjah Mada dengan skor 3,66, Institut Teknologi […]

Ala lan Becik Puniku….

Penggalan teks Pangkur dalam Wulangreh karya Mangkunegara IV (1811-1881) itu mengajak kita mengetahui “yang ala” dan “yang becik”. Teks yang terakhir termaktub dalam cetakan ketiga buku terbitan Tan Gun Swi di Kediri, 1931 itu, menarik untuk dihadirkan sekaligus dimaknai kembali. Kang sêkar pangkur winarna lêlabuhan kang kanggo wong ngaurip ala lan bêcik puniku prayoga kawruhana […]

Bahasa Jawa di Persimpangan Zaman

KEBIJAKAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang tidak mewajibkan pelajaran Bahasa Jawa masuk dalam ujian sekolah kelas XII, praktis mengancam kelangsungan bahasa ini. Lantas, masihkah kita berharap bahasa Jawa menjadi salah satu pilar internalisasi karakter dan nilai moral generasi penerus, seperti yang selama ini diharapkan? Masihkah berguna dan diperlukan peringatan Hari Bahasa Ibu setiap 21 Februari? […]

Rembug Kabudayan, Ana Gunane?

MEH saben taun, pakumpulan kebudayan sing digawe dening pemerintah utawa swasta gawe acara rembug kabudayan lan sajenise. Atusan wong, sing nduweni tata gelar budayawan, sastrawan, nganti ilmuwan padha ngumpul. Sing dirembug bab basa, sastra, utawa kabudayan. Ing babagan rembug basa Jawa, ing antarane ana Kongres Bahasa Jawa (KBJ) kang nganti seprene wis mlaku nganti limang […]

Menilik Visi Pertanian Capres

KETUA Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Oesman Sapta mengatakan, presiden dan wakil presiden terpilih nantinya harus memperhatikan para petani. Menurut Oesman, jika ingin memakmurkan bangsa Indonesia, pemerintah harus memakmurkan petani (Kompas, 17/6/14). Hal ini menarik untuk disimak, mengingat Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK mempunyai visi yang sama dalam memajukan pertanian dan merawat sumber daya alam Indonesia. […]

Sastra Jawa Modern Pascakemerdekaan[*]

Oleh Dhoni Zustiyantoro Kemerdekaan Indonesia menjadi penanda penting dalam sejarah kesusastraan Jawa. Pada masa penjajahan, pemerintahan kolonial telah mengontrol segala hal terkait bahan bacaan, termasuk sastra, yang juga digunakan sebagai bahan ajar di sekolah formal kolonial. Ras (1985) menyebut, keinginan untuk “memerdekakan” karya sastra muncul setelah Indonesia menyatakan diri sebagai negara merdeka. Telah lama sastra […]