Ala lan Becik Puniku….

Penggalan teks Pangkur dalam Wulangreh karya Mangkunegara IV (1811-1881) itu mengajak kita mengetahui “yang ala” dan “yang becik”. Teks yang terakhir termaktub dalam cetakan ketiga buku terbitan Tan Gun Swi di Kediri, 1931 itu, menarik untuk dihadirkan sekaligus dimaknai kembali. Kang sêkar pangkur winarna lêlabuhan kang kanggo wong ngaurip ala lan bêcik puniku prayoga kawruhana […]

Bahasa Jawa di Persimpangan Zaman

KEBIJAKAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang tidak mewajibkan pelajaran Bahasa Jawa masuk dalam ujian sekolah kelas XII, praktis mengancam kelangsungan bahasa ini. Lantas, masihkah kita berharap bahasa Jawa menjadi salah satu pilar internalisasi karakter dan nilai moral generasi penerus, seperti yang selama ini diharapkan? Masihkah berguna dan diperlukan peringatan Hari Bahasa Ibu setiap 21 Februari? […]

Tentang Kuasa Materi dan Moralitas Akademik Itu…

Surahmat, yang juga kawanku. Kita berdua mungkin ditakdirkan untuk selalu gelisah. Dari niatan untuk bertemu dan ngobrol santai saja, ujung-ujungnya ke sana juga. Pada obrolan yang selalu mengerucut pada hal-hal yang sebenarnya tak melulu telah, sedang, atau bakal kita alami, tapi selalu kita anggap sebagai hal penting. Tentang materi, kau kemarin malam juga bilang belum bisa lepas […]

Jateng dan Mimpi Provinsi Vokasi

Gubernur Ganjar Pranowo meminta Kemdikbud melepaskan kewenangan pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SD/MI, SMA, dan MA. Menurutnya, Kemdikbud lebih baik fokus pada perguruan tinggi dan tak perlu mengurus SMK. Dengan diserahkannya kewenangan dan penganggaran kepada provinsi, dia yakin SMK di Jateng bisa lebih berprestasi (Suara Merdeka, 21/1/2014). Ganjar melontarkan pernyataan itu tepat lima tahun […]

Penerbitan “Antologi Puisi Menolak Korupsi Jilid 3” untuk Pelajar

Undangan mengirim puisi untuk Penerbitan Antologi Puisi Menolak Korupsi Jilid 3 untuk Pelajar di Indonesia (SD, SMP, SMA dan yang sederajat) Persyaratan: Puisi adalah karya asli, bukan jiplakan atau saduran. Puisi bertema korupsi, ditulis dalam gaya bebas. Setiap pelajar diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 judul puisi. Puisi disertai data diri, alamat (rumah & sekolah), no hp, serta […]

Rakyat Menanti Realisasi Konsep

Di hadapan ratusan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan penghayat kepercayaan se-Jawa Tengah, Senin (6/1/2014) malam, di Wisma Perdamaian, Gubernur Ganjar Pranowo memaparkan pidato kebudayaan. Dia menekankan pemerintahan yang ia pimpin baru seumur jagung dan perlu bimbingan segenap warga Jateng. Termasuk pembangunan dalam ranah budaya dan kemanusiaan. Gubernur membuka pidato dengan memaparkan keadaan sosial masyarakat Jateng […]

Pidato Kebudayaan

Telah puluhan tahun pidato kebudayaan di Jakarta dilaksanakan sebagai agenda rutin Dewan Kesenian Jakarta. Tahun lalu, tepatnya 11 November 2013, pidato ini dilakukan Karlina Supelli. Membawakan pidato dengan judul Kebudayaan dan Kegagapan Kita, filosof dan pengajar di STF Driyarkara itu setidaknya menyoroti perilaku masyarakat modern yang cenderung kurang berpikir serius, konsumerisme, dan kurang punya komitmen. […]