Mendamba Organisasi atau Kritik Sastra?

Oleh Dhoni Zustiyantoro JIKA diibaratkan, mencari kritik sastra kita hari ini sama halnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami. Kritik sastra, baik secara kuantitas maupun kualitas, dipastikan menurun karena produktivitas para kritikus berkurang. Dalam sejarah sastra Indonesia, nyaris hanya HB Jassin yang tertabalkan sebagai penggawa kritik sastra. Kini, alih-alih mencari kritik sastra di media massa, […]

“Cina Tuwa” yang Tak Perlu dan Cerita yang Serba Dilalah

Oleh Dhoni Zustiyantoro KITA nampaknya masih akan menemukan rasisme, setidaknya pengotak-kotakan yang tak perlu terhadap kesukuan, dalam karya-karya sastra. Ketiadaan anasir kritis, termasuk tumpulnya cara bercerita, menjadi musabab kemunculan hal tak perlu itu. Mengemukanya rasisme yang tak perlu itu ada dalam crita cekak “Calon Wartawan” di majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat, Nomor 49 edisi 9 […]

“Janganlah Kaya Sebelum Waktunya”, Pandangan Konservatisme Kaum Borjuasi, dan Pentingnya Logika Postmodernisme

DI sela waktu bekerja, tiga orang pemuda pada suatu siang mendapat nasihat dalam sebuah pertemuan yang dihadiri orang-orang “berpengaruh pada zamannya”. Setiap hari, ketiga pemuda berumur 30-an tahun itu bekerja selama minimal delapan jam—sebagaimana diatur dalam UU Nomor 13/2003 Pasal 77 tentang Ketenagakerjaan. Apa yang dimaksud sebagai orang-orang yang berpengaruh pada zamannya adalah mereka yang, […]

Iseng-iseng Berhadiah PNS: Obrolan di Warung Kopi

ADA satu ungkapan satire dari seorang teman setelah mengikuti tes seleksi calon pegawai negeri sipil di salahsatu kementerian. Karena tidak memenuhi batas nilai tertentu, ia tidak masuk dalam kategori peserta yang lolos ke tahap berikutnya. Ia menceritakan jika dari sekitar 50 peserta yang menjalani tes dalam satu ruangan yang sama, yang lolos sekitar lima orang. […]

Mahabenar Pengendara Motor dengan Segala Kelakuannya

RABU, 15 November 2017 sore kemarin adalah kali ke sekian saya menjadi korban pengendara motor yang secara sembarangan nyelonong belok kanan dari kiri mobil yang saya kendarai. Sore kemarin, pengendara motor itu adalah seorang emak-emak yang hendak belok, di daerah Srondol, Semarang. Untunglah, saya berkendara tak kencang karena memang keadaan jalan sedang padat. Akibat ciuman […]

Novanto dan Keangkuhan yang Lain

ADAKAH yang lebih angkuh dari politisi mutakhir negeri ini kecuali Setya Novanto—anggota DPR yang ditetapkan sebagai salahsatu tersangka megakorupsi KTP elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi itu? Berkali ulang ia berkelit, menghindar, tak mau memenuhi panggilan komisi antirasuah itu untuk dimintai keterangan. Ia tak cuma memakai jurus langkah kaki seribu, namun ia berupaya memperkarakan balik pimpinan […]

Secuil Cerita Bersama Ki Sayuti

PAGI sudah beranjak ketika saya dan sejumlah kawan menyuguhkan gending-gending untuk menyambut peserta seminar bertema “Kearifan Jawa” di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Kamis, 2 November 2017. Baru saja selesai memainkan Ladrang Wilujeng Slendro Manyura, lelaki sepuh namun energik yang selalu mengenakan blangkon gaya Solo ketika datang ke berbagai acara itu datang […]