Demokrasi dan Sulitnya Mencari Pemimpin

Demokrasi adalah mantra sekaligus kejutan-kejutan. Ia dihadirkan ketika kebebasan ingin disuguhkan secara “lebih bebas”. Demokrasi ada di ujung, yang ingin dirawat, atau justru sedang dicederai. Demokrasi adalah soal rakyat yang turun ke jalan, menyuarakan aspirasi, pendapat, gagasan: kekuasaan tertinggi ada dan dipegang oleh rakyat. Seperti halnya semangat dalam budaya Yunani—sebagai muasal kita acap menyebut tempat […]

Radikalisme Masuk Kampus, Masihkah Kita Mengelak?

KAMPUS diyakini menjadi salah satu sarang tumbuh suburnya paham radikalisme. Tempat di mana ilmu pengetahuan tak hanya mesti dibiakkan namun juga dijunjung tinggi itu justru jadi sasaran empuk pihak-pihak yang ingin melakukan kaderisasi penganut aliran radikalisme berkedok agama. Lantas, masih bisakah kampus mengelak dari sejumlah fakta yang semakin gamblang itu? Sebelum lebih jauh, mungkin ada […]

“Honorer Tak Dapat THR”, Puasa Status, dan Pentingnya Memahami Konteks

Saya tergelitik membaca respons seseorang terhadap status yang saya unggah di Whatsapp. Saya mengunggah foto sebuah halaman surat kabar harian Suara Merdeka yang memuat berita utama di halaman 2, Sabtu (26/5/2018), dengan judul besar “Honorer Tak Dapat THR”. Dalam status di aplikasi perpesanan itu, saya membubuhkan komentar: “Selamat akhir pekan, pekerja honorer dan kontrak. Mari […]

Dalang (Majalah Tempo, 7-13 Mei 2018)

KITA mengenal dalang sebagai orang yang punya kemampuan retorika di atas rata-rata sekaligus piawai merangkai cerita. Masyarakat Jawa tradisional dengan enteng berujar “dhalang ora kurang lakon” (“dalang tidak kurang cerita”) bagi mereka yang pandai berkelit dari kegaduhan yang sebenarnya diciptakan “dalang” sendiri. Menariknya, selain mengartikan dalang sebagai orang yang mahir memainkan dan menceritakan wayang, kamus […]

Buka Lagi Akses ke Keraton

  KABAR miris santer terdengar dari Keraton Kasunanan Surakarta. Tidak hanya persoalan konflik internal yang tak kunjung usai, namun juga karena ditutupnya museum dan sejumlah sarana. Sudah setahun lebih terhitung sejak April 2017 keraton menutup sejumlah fasilitas, seperti museum dan perpustakaan, yang berimbas pula pada kunjungan wisata dan aktivitas kebudayaan, lebih-lebih para peneliti yang bakal […]

Mendamba Organisasi atau Kritik Sastra?

Oleh Dhoni Zustiyantoro JIKA diibaratkan, mencari kritik sastra kita hari ini sama halnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami. Kritik sastra, baik secara kuantitas maupun kualitas, dipastikan menurun karena produktivitas para kritikus berkurang. Dalam sejarah sastra Indonesia, nyaris hanya HB Jassin yang tertabalkan sebagai penggawa kritik sastra. Kini, alih-alih mencari kritik sastra di media massa, […]

“Cina Tuwa” yang Tak Perlu dan Cerita yang Serba Dilalah

Oleh Dhoni Zustiyantoro KITA nampaknya masih akan menemukan rasisme, setidaknya pengotak-kotakan yang tak perlu terhadap kesukuan, dalam karya-karya sastra. Ketiadaan anasir kritis, termasuk tumpulnya cara bercerita, menjadi musabab kemunculan hal tak perlu itu. Mengemukanya rasisme yang tak perlu itu ada dalam crita cekak “Calon Wartawan” di majalah berbahasa Jawa Panjebar Semangat, Nomor 49 edisi 9 […]