Sebuah Lorong yang Tak Pernah Sepi

Kunang-kunang tak pernah habis cahaya
di sebuah sudut yang ramai
dan selalu kembali.

Adakah kau jua merindu?
kurasa malam tak memisahkanmu
pada cahaya dan bunyi
yang pasti kembali.

Di ramainya,
kau kan terpana
pada bulir kisah
pada lendir yang mendesah…

Swarga kita di sana,
pada kesesaatan yang merenda
padahal rindu dan dendam tak kau eja-eja
padahal kedewasaan tlah kau puja-puja.

Dan kau terus bertanya-tanya.

Malioboro, 2 Mei 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s