nah!

Kepada Tuhan, ia mengendap pelan tak karuan. Sembari menjaga perkataan, jua mencecar pujian. “Setahuku, manusia harus menyembah Tuhan,” kata lelaki bertubuh tegap―dengan badan agak sakit. Ia menengadah di sudut sebuah ruang terang yang tak terlalu lebar, setiap kali terdengar sebuah lantunan surga. Di belakangnya, juga terhenyak seorang lelaki kurus berwajah cerah. Dia mengikuti banyak arahan orang di depannya dengan agak tergopoh dan tertunduk. “Keinginanku semakin tak terpenuhi jika aku tak mengikuti arahan Tuhan,” katanya dengan lantang. Di sekitarnya, jua berdiri seribuan orang yang bernasib sama, menghendaki Tuhan dan menganggap orang yang berdiri terdepan sebagai wali.

730 hari sebelum hari ini, kulihat seorang lelaki bertubuh tegap memakan daging anjing dan meminta dibelikan sebotol bir.

Dhoni Zustiyantoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s