Sapa Nandur Ngundhuh

Siapa pun yang menanam pasti akan memetik hasil, sekecil apapun. Laksana menanam padi, menanam harapan yang disertai ikhtiar, pasti pula akan tumbuh berbagai kemungkinan. Dengan berusaha, setidaknya kita telah menggugurkan kewajiban sebagai makhluk yang senantiasa berupaya.

Sebagai makhluk yang dikaruniai akal dan budi, manusia seyogianya selalu mengedepankan ikhtiar, berusaha untuk menjadi manusia yang bertawakal. Melalui usaha itulah, manusia menjadi janma pinunjul yang tercatat oleh zaman. Pada tataran tertentu, manusia tidak perlu menggembar-gemborkan segala tindakan dan upaya. Namun melalui berbagai tindakan dan upaya nyatalah, sesiapa pun akan dapat membaca perjuangan yang dilandasi dengan ketulusan. Ini adalah kewajiban mendasar manusia.

Jika melakoni hal itu, kewajiban pun bakal selaras dengan hak. Siapa pun yang telah menunaikan kewajiban, pastinya akan menerima imbal balik atas apa yang dilakukan. Kalaupun tidak secara langsung, pasti esok; jika tidak sepenuhnya, pasti akan bertahap; kalaupun tidak di dunia, pasti di akhirat. Dengan kata lain, jangan pernah berharap hak bila melaksanakan kewajiban pun enggan.

–Dikembangkan dari pernyataan Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi “sapa nandur bakal ngundhuh”.

Lihat profil Sudijono di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s